TVRINews, Balige
Sebanyak 360 siswa-siswi Asrama Yayasan Tunas Bangsa Soposurung (YASOP) akan turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyalurkan paket sembako kepada 500 kepala keluarga (KK) di wilayah Hinalang, Sangkar Ni Huta, Pagar Batu, dan Kota Balige.
Kegiatan bertajuk YASOP Peduli ini merupakan kolaborasi Yayasan Tunas Bangsa Soposurung, Artha Graha Peduli, dan Paryasop (Persatuan Alumni YASOP). Program tersebut tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi para siswa.
Ketua YASOP Peduli, Eko Pardede, mengatakan kegiatan ini dirancang agar siswa memahami nilai kepedulian dan pengabdian secara langsung di tengah masyarakat.
"Kami ingin anak-anak memahami bahwa kepemimpinan lahir dari kepedulian. Mereka akan melihat langsung kehidupan masyarakat dan belajar bahwa ilmu yang dimiliki harus memberikan manfaat bagi sesama," ujarnya, Rabu, 1 Juli 2026.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, panitia melakukan pendataan calon penerima manfaat secara door-to-door menggunakan aplikasi survei digital. Proses pendataan juga melibatkan perwakilan desa dan kelurahan di wilayah sasaran.
Koordinator Lapangan YASOP Peduli, Paul Siahaan, menyebut langkah tersebut dilakukan agar bantuan diterima warga yang benar-benar membutuhkan.
"Tim telah turun langsung ke rumah-rumah warga dan didampingi perwakilan dari setiap desa dan kelurahan sehingga data yang diperoleh lebih akurat," katanya.
Kepala Asrama Yayasan Tunas Bangsa Soposurung, Sedison Silali, mengatakan seluruh bantuan akan diserahkan langsung oleh para siswa kepada masyarakat penerima manfaat.
"Anak-anak tidak hanya akan mengantarkan bantuan, tetapi juga berinteraksi dan mendengarkan cerita kehidupan masyarakat. Ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi mereka," ujarnya.
Distribusi bantuan dijadwalkan berlangsung pukul 14.00–18.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan puluhan angkot dan becak di Balige untuk mendukung mobilitas siswa serta distribusi logistik.
Program YASOP Peduli juga mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Toba. Effendi P. Napitupulu menilai kegiatan ini mampu menanamkan nilai kepedulian sosial sekaligus membentuk karakter generasi muda.
Melalui program tersebut, Yayasan Tunas Bangsa Soposurung menegaskan komitmen dalam mencetak generasi pemimpin yang unggul secara akademik sekaligus memiliki kepedulian sosial dan semangat pengabdian kepada masyarakat.










