TVRINews, Sumatera Utara
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di wilayah Kodim 0210/TU, Kodam I/Bukit Barisan resmi ditutup. Penutupan tersebut menandai selesainya rangkaian kegiatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat yang terpusat di Desa Sijarango, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan.
Mengusung tema Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa, program ini menjadi wujud nyata sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Pembangunan dari desa dinilai tidak hanya berfokus pada fisik semata, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Irdam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Josafat W. Robertt Duka, dengan Komandan Upacara Dandim 0210/TU Letkol Arm. Kiky Hardian. Pelaksanaan TMMD ke-129 yang berlangsung selama satu bulan ini melibatkan 200 personel gabungan dari TNI AD, TNI AU, TNI AL, Polri, pemda, serta masyarakat setempat.
Salah satu sasaran fisik utama yang berhasil dirampungkan dalam program TMMD ke-129 adalah pembukaan dan peningkatan akses jalan antardesa sepanjang 5,3 kilometer di Desa Sijarango. Kehadiran akses jalan baru ini diharapkan mempermudah mobilitas warga yang selama ini terisolasi.
Bupati Humbang Hasundutan Oloan P. Nababan menyampaikan bahwa peningkatan akses jalan tersebut akan memberikan dampak positif pada efisiensi transportasi dan aktivitas ekonomi, khususnya sektor pertanian warga. Menurutnya, TMMD berkontribusi aktif dalam mempercepat percepatan pembangunan daerah sebagai bagian dari pembangunan nasional.
Selain pembukaan jalan, satgas TMMD ke-129 juga menyelesaikan berbagai sasaran fisik lain, meliputi pembangunan 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembuatan 5 titik sumur bor, pembangunan 5 unit MCK, perbaikan sarana ibadah gereja, serta pembuatan 5 titik gorong-gorong.
Tidak hanya menyasar infrastruktur dasar, TMMD ke-129 turut melaksanakan beragam kegiatan nonfisik. Di antaranya penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, penyuluhan hukum, pencegahan bahaya narkoba, pencegahan judi online, hingga pelayanan kesehatan, KB, pengobatan gratis, serta edukasi penanganan stunting.
Irdam I/BB Brigjen TNI Josafat W. Robertt Duka menegaskan bahwa keberhasilan seluruh program TMMD tidak terlepas dari dukungan dan sinergi berbagai pihak dalam rangka memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
"Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat di Kabupaten Humbang Hasundutan diharapkan terus terpelihara," ujarnya.
Ia menambahkan, program ini bertujuan menyiapkan ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh bagi kepentingan pertahanan negara, sekaligus mempercepat kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.










