TVRINews, Medan
Tim Patroli Siaga Reserse Polsek Sunggal menggagalkan aksi tawuran antargeng motor di wilayah hukum Polrestabes Medan pada Sabtu subuh, 24 Oktober 2026. Dalam penindakan tersebut, lima remaja yang diduga kuat terlibat dalam aksi bentrok antargeng berhasil diamankan beserta barang bukti senjata tajam (sajam) berukuran panjang.
Penangkapan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Wanter Simanungkalit, S.H., bersama Panit 2 Opsnal IPDA Muslim Buchari dan Piket 7.0 Unit Reskrim.
Kapolsek Sunggal, AKP M. Ainul Yaqin, pada Sabtu sore, 24 Oktober 2026, membenarkan penangkapan kelima remaja anggota geng motor tersebut.
"Tim Patroli Siaga Reserse melintas di Jalan Kapten Sumarsono sekira pukul 04.00 WIB dan melihat rombongan pemuda mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi ke arah Jalan Ringroad. Petugas langsung melakukan pengejaran," ujar AKP M. Ainul Yaqin.
Pengejaran berakhir di simpang empat Titi Bobrok, Jalan Sunggal, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal. Di lokasi tersebut, petugas mendapati kerumunan pemuda sedang terlibat aksi tawuran di jalanan.
Petugas bergerak cepat membubarkan massa dan mengamankan lima orang remaja dari beberapa kelompok geng motor berbeda, yakni:
FGS (17), pelajar SMK Negeri 14 Medan, warga Jalan Bakti Luhur, Medan Helvetia (Kelompok Pasdutim/Pasar Dua Tim).
RTP (17), pelajar SMK Mukti Karya, warga Jalan Patumbak Pasar 2, Medan Patumbak (Kelompok M2S).
MI (15), pelajar SMK Telkom, warga Jalan Setiabudi Pasar 2, Medan Selayang (Kelompok RNR Medan Baru).
IS (17), tidak sekolah, warga Jalan Zipur, Medan Helvetia (Kelompok RNR Helvetia).
RR (18), belum bekerja, warga Jalan Sunggal, Medan Sunggal (Kelompok RNR Sunggal).
Dari hasil interogasi awal di lapangan, kelima pelaku mengakui sedang terlibat tawuran melawan kelompok geng motor lain bernama Coham (Coba Hantam).
Selain mengamankan para pelaku, petugas menyita empat buah senjata tajam sepanjang satu meter, yang terdiri dari 3 unit corbek dan 1 unit sajam jenis garaga.
"Seluruh pelaku beserta barang bukti sajam sudah diboyong ke Mapolsek Sunggal untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini kami juga tengah melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku lainnya yang terlibat," tegas Kapolsek Sunggal.
Untuk menyelamatkan generasi muda, Polsek Sunggal akan melakukan bimbingan konseling kepada para remaja yang terlibat anggota geng motor dengan melibatkan tokoh agama.










