TVRINews, Medan
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima petisi dari ratusan massa yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (LMP MBG) saat menggelar aksi damai di halaman Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat, 19 Juni 2026.
Petisi tersebut berisi dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Di hadapan peserta aksi, Bobby Nasution mengapresiasi masyarakat yang menyampaikan aspirasi terkait pentingnya Program MBG. Menurutnya, manfaat program tersebut telah dirasakan langsung oleh anak-anak dan keluarga di berbagai daerah.
Bobby menilai Program MBG masih memerlukan perbaikan dan penyempurnaan dalam pelaksanaannya. Namun, proses evaluasi harus tetap mengutamakan kepentingan anak-anak yang selama ini menerima manfaat program tersebut.
"Kita sepakat semua, baik yang hadir di sini maupun tidak, kalau perlu ada perbaikan dan penyempurnaan, iya betul. Tapi jangan mengorbankan keperluan dan kebutuhan anak-anak yang sudah dirasakan manfaatnya selama ini," ujar Bobby.
Karena aksi berlangsung menjelang waktu salat Asar, Bobby mengundang sekitar 10 perwakilan massa untuk berdiskusi di dalam Kantor Gubernur Sumut. Pertemuan tersebut dilakukan agar pembahasan dapat berlangsung lebih fokus dan kondusif.
Dalam dialog itu, Bobby memastikan petisi yang disampaikan masyarakat Sumut akan diteruskan kepada Presiden Republik Indonesia. Ia juga mengajak seluruh elemen, termasuk masyarakat, Polda Sumut, dan Kodam, untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program agar semakin tepat sasaran.
"Surat ini ditujukan langsung kepada Bapak Presiden Republik Indonesia. Kita semua di Sumatera Utara, baik masyarakat penerima manfaat maupun pemerintah daerah, mendoakan hal yang sama agar program pemenuhan gizi anak-anak kita berjalan makin baik ke depannya," pungkas Bobby.
Sebelumnya, Sekretaris LMP MBG Said Siregar bersama koordinator aksi membacakan lima poin petisi yang meminta pemerintah memastikan Program MBG tetap berlanjut demi mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan cerdas.
"Kami meminta agar makan bergizi ini dapat dilanjutkan, bukan ditutup. Kalau salah BGN-nya, orangnya yang diganti, bukan MBG-nya yang ditutup. Program ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami," tegas Said Siregar.
Secara umum, petisi tersebut memuat lima tuntutan. Di antaranya meminta Presiden Prabowo Subianto memastikan Program MBG tetap berjalan, meningkatkan standar keamanan pangan dan mekanisme penyaluran agar lebih cepat, aman, dan sehat, serta menyelesaikan berbagai kendala di lapangan secara objektif tanpa menghentikan hak penerima manfaat.
Masyarakat juga mendorong keterlibatan akademisi, tenaga kesehatan, pelaku UMKM, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah daerah dalam pengawasan serta penyempurnaan program. Selain itu, mereka meminta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut turut mengawal dan meneruskan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat.
Aksi yang mendapat pengawalan kepolisian dan Pemerintah Provinsi Sumut berlangsung tertib dan damai. Kegiatan ditutup dengan penyerahan petisi secara resmi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.










