TVRINews, Sumatera Utara
Perum Bulog Wilayah Sumatera Utara (Sumut) mencatat progres signifikan dalam penyaluran bantuan pangan (bapang) kepada masyarakat, di mana realisasinya secara umum telah mencapai sekitar 70 persen.
Hal ini disampaikan langsung oleh Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi Cahyanto, saat meninjau langsung penyaluran bantuan oleh Kelurahan Tanjung Sari di Jalan Ringroad Medan Selayang, Senin, 21 September 2026.
Penyaluran bantuan ini merupakan pelaksanaan amanat dari pemerintah melalui Bulog untuk menyerahkan bantuan pangan langsung kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Budi menegaskan, proses distribusi di Kota Medan terus dikebut dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir September 2026.

(Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi Cahyanto. [Foto: TVRI Sumut/Dodi Kurniawan])
"Hari ini kami sedang melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan pangan sesuai dengan amanat dari pemerintah dan Bulog, langsung kepada masyarakat. Kebetulan titiknya di gedung milik Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang," ujar Budi, Senin, 21 September 2026.
Kemudian Budi merincikan, di Kelurahan Tanjung Sari terdapat sekitar 2.189 kepala keluarga (KK) penerima bantuan. Setiap warga yang terdaftar mendapatkan alokasi beras medium gratis dari pemerintah sebanyak 30 kilogram.
Total volume beras yang dibagikan untuk kelurahan tersebut mencapai 65 ton 670 kilogram. Pada periode ini, pemerintah dan Bulog memfokuskan bantuan hanya pada komoditas beras medium tanpa tambahan minyak goreng seperti periode sebelumnya.
Provinsi Sumatera Utara, telah menjalankan program bantuan pangan sejak 1 September 2026 dengan pencapaian sekitar 71 persen dari total 1.739.000 penerima manfaat. Total kuota beras yang disiapkan untuk seluruh wilayah Sumut mencapai 52.177 ton.
Sementara itu, untuk Kota Medan yang menjadi salah satu wilayah perkotaan dengan distribusi yang masih aktif berjalan, pihak Bulog optimis penyelesaiannya dapat tercapai sesuai jadwal.
"Untuk Medan, kurang lebih 15 persen lagi kita selesaikan. Jadi saya optimis kurang lebih tanggal 25 September itu sudah di titik kelurahan masing-masing untuk kami selesaikan nanti sampai dengan tanggal 30 September," ungkap Budi.
Kehadiran bantuan beras ini disambut dengan rasa syukur oleh masyarakat di lokasi. Rosmin Sitanggang (50), seorang warga Kelurahan Tanjung Sari Lingkungan 10, mengaku sangat terbantu dengan adanya pembagian 30 kilogram beras gratis tersebut untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarganya sehari-hari.
"Ya, tanggapannya ya saya mengucapkan terima kasih karena saya dapat beras 30 kilo, bantuan dari pemerintah. Sangat bermanfaatlah sama saya untuk istilahnya untuk dimakan keluarga," kata Rosmin.
Perum Bulog Sumut berkomitmen untuk terus mengawal proses distribusi hingga tuntas agar seluruh bantuan pangan dari pemerintah dapat diterima secara merata oleh masyarakat yang berhak.










