TVRINews, Medan
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan apresiasi bagi dua atlet asal daerah tersebut yang berhasil menyumbangkan medali perunggu untuk Indonesia pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Dua atlet tersebut yakni Leica Al Humaira Lubis dari cabang olahraga karate dan Fereddy Sinaga dari wushu sanda.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Mahfullah Daulay mengatakan capaian keduanya patut diapresiasi. Menurutnya, keberhasilan meraih medali di ajang olahraga tingkat Asia menunjukkan atlet Sumut mampu bersaing dengan atlet dari berbagai negara.
"Perolehan medali perunggu ini tetap merupakan prestasi yang membanggakan. Mereka telah berjuang membawa nama Indonesia sekaligus menunjukkan kemampuan atlet Sumatera Utara di tingkat Asia," ujar Mahfullah.
Sebagai bentuk penghargaan, Pemprov Sumut berencana memberikan tali asih kepada Leica dan Fereddy. Pemberian apresiasi tersebut akan dilakukan setelah kedua atlet kembali dan seluruh proses administrasinya selesai.
Mahfullah mengatakan perhatian terhadap atlet daerah akan terus diberikan. Pembinaan secara berkelanjutan dinilai penting untuk menjaga prestasi sekaligus membuka peluang bagi atlet Sumut meraih hasil lebih baik pada kejuaraan berikutnya.
"Pembinaan atlet akan terus menjadi perhatian. Kami ingin prestasi yang sudah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga semakin banyak atlet Sumut yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional," katanya.
Pada Asian Games 2026, sedikitnya empat atlet asal Sumut tercatat memperkuat kontingen Indonesia. Dua di antaranya berhasil naik podium dan membawa pulang medali perunggu melalui karate dan wushu sanda.
Capaian tersebut menjadi catatan tersendiri bagi olahraga Sumut. Pada Asian Games 2022 di Hangzhou, China, atlet wushu taolu asal Sumut Harris Horatius sebelumnya berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia.
Meski hasil yang diraih pada edisi kali ini berbeda, Pemprov Sumut menilai pencapaian Leica dan Fereddy tetap menjadi bagian penting dari perjalanan pembinaan olahraga daerah.
Mahfullah juga menyampaikan bahwa Gubernur Sumatera Utara memberikan perhatian terhadap pengembangan olahraga dan peningkatan prestasi atlet. Dukungan tersebut diharapkan dapat menciptakan pembinaan yang lebih berkelanjutan.
Saat ini, Leica belum kembali ke Sumatera Utara karena masih harus mengikuti agenda pertandingan lainnya. Sementara Fereddy telah kembali ke daerah asalnya untuk sementara waktu.
Pemprov Sumut berharap keberhasilan keduanya dapat menjadi motivasi bagi atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi. Pemerintah daerah juga mendorong penguatan pembinaan sejak tingkat daerah agar Sumatera Utara dapat terus melahirkan atlet yang mampu bersaing di ajang nasional maupun internasional.










