TVRINews, Tapanuli Utara
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan Kodim 0210/Tapanuli Utara (TU) terus dikebut. Meski harus menembus perbukitan dan medan yang sulit, Satgas TMMD bersama masyarakat tetap bekerja untuk membuka akses jalan baru sepanjang lima kilometer di Desa Sijarango.
Pembukaan jalan tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-129 sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas warga sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
Hingga Kamis 23 Juli 2026, proses pembukaan jalan masih berlangsung. Tim gabungan Satgas TMMD harus menerobos kawasan perbukitan yang selama ini sulit dijangkau masyarakat. Jalan baru itu diharapkan segera dapat dimanfaatkan warga untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Selain pembangunan jalan, Satgas TMMD juga mengerjakan berbagai infrastruktur dasar, seperti pembangunan sarana sanitasi, sumur bor untuk kebutuhan air bersih, serta rehabilitasi rumah warga. Program tersebut dilaksanakan secara gotong royong bersama masyarakat.

Salah seorang warga Desa Sijarango, Jonaris Mahulae, mengaku bersyukur atas pelaksanaan TMMD di desanya. Menurutnya, kehadiran jalan baru dan fasilitas air bersih menjadi harapan yang telah lama dinantikan masyarakat.
"Selama puluhan tahun warga mendambakan jalan ini. Sumur bor untuk kebutuhan air minum juga sangat membantu dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujar Jonaris.
Tak hanya menyasar pembangunan fisik, TMMD ke-129 juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik, termasuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus derajat kesehatan warga di lokasi pelaksanaan TMMD.
Komandan Kodim 0210/TU, Letkol Arm Kiky Hardian, mengatakan TMMD ke-129 merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu masyarakat memperoleh akses infrastruktur dan hunian yang lebih aman, sehat, dan layak.
Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat melalui semangat gotong royong menjadi kunci keberhasilan seluruh sasaran program.
"TMMD ke-129 diharapkan dapat menopang pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan, memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, serta mendukung terwujudnya pembangunan nasional yang dimulai dari desa," kata Kiky.










