TVRINews, Medan
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyatakan kesiapannya menindaklanjuti imbauan Menteri Dalam Negeri terkait penyelenggaraan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di daerah.
Menurut Bobby, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan mengikuti arahan yang telah disampaikan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, termasuk menyiapkan kegiatan nobar bagi masyarakat.
“Kalau Pak Mendagri sudah mengimbau, kita pasti akan buat (nobar) nanti,” kata Bobby kepada wartawan, Jumat, 19 Juni 2026
Sebelumnya, Mendagri menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.2.7/4657/SJ yang ditujukan kepada seluruh gubernur, bupati, dan wali kota. Dalam surat tersebut, pemerintah daerah diimbau menyiapkan ruang publik maupun lokasi strategis yang dapat digunakan masyarakat untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 secara bersama-sama.
Surat edaran yang diterbitkan pada 14 Juni 2026 itu menjadi pedoman bagi pemerintah daerah untuk menyusun kebijakan lanjutan sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah masing-masing. Meski demikian, pelaksanaan kegiatan nobar tetap disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Melalui edaran tersebut, Tito juga meminta kepala daerah mengoordinasikan perangkat daerah dan berkolaborasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memastikan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Selain menjadi sarana hiburan dan kebersamaan masyarakat, kegiatan nobar diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi daerah. Pemerintah daerah didorong untuk melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), badan usaha milik daerah (BUMD), serta organisasi kepemudaan dalam penyelenggaraannya.
Piala Dunia 2026 berlangsung sejak 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dan diikuti 48 negara peserta. Turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut digelar di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.










