TVRINews, Tapanuli Utara
Kabupaten Tapanuli Utara kembali menjadi pusat perhatian dalam agenda nasional. Kali ini, Tarutung dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Majelis Pendidikan Kristen (MPK) Indonesia yang berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat, 15–16 Oktober 2026, di Sopo Partungkoan, Tarutung, Sumatera Utara.
Sekitar 250 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut. Rakernas menjadi forum strategis bagi para pemangku kepentingan pendidikan Kristen untuk memperkuat kolaborasi, bertukar gagasan, sekaligus merumuskan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas dan daya saing sekolah Kristen di tengah perkembangan zaman.
Mengusung tema “FRUCTUS IN ALTUM: Transformasi Sekolah Kristen”, Rakernas V MPK Indonesia menegaskan pentingnya pembaruan dalam dunia pendidikan. Transformasi sekolah Kristen tidak hanya diarahkan pada peningkatan mutu pembelajaran, tetapi juga pada penguatan karakter, kualitas kepemimpinan, serta kemampuan sekolah dalam menjawab tantangan pendidikan masa depan.
Pembukaan Rakernas pada Kamis, 15 Oktober 2026, dijadwalkan dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Rangkaian acara meliputi ibadah pembukaan yang akan dilayani Ephorus HKBP, Pdt. Victor Tinambunan, laporan ketua pelaksana, serta sambutan Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, dan Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution.
Agenda pembukaan juga dijadwalkan menghadirkan arahan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Republik Indonesia, Jenderal TNI (HOR) Luhut Binsar Pandjaitan, serta pidato utama (keynote speech) dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Pembukaan Rakernas akan diresmikan Ketua Umum MPK Indonesia, Handi Irawan D, didampingi Ketua MPKW Sumatera Utara dan Aceh, RE Nainggolan.
Dalam penyelenggaraan kegiatan nasional ini, Bupati Tapanuli Utara bertindak sebagai penanggung jawab, sementara Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, tercatat sebagai ketua pelaksana Rakernas V MPK Indonesia. Keterlibatan pemerintah daerah tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan sekaligus memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan.
Rangkaian kegiatan akan berlanjut hingga Jumat, 16 Oktober 2026, dengan ibadah penutupan dan acara resmi yang dijadwalkan dihadiri Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Jeane Marie Tulung, bersama Ketua Umum MPK Indonesia.
Penyelenggaraan Rakernas ini bukan sekadar menjadikan Tapanuli Utara sebagai tempat berlangsungnya pertemuan nasional, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Tarutung sebagai daerah yang terbuka terhadap pertukaran gagasan, penguatan sumber daya manusia, dan kemajuan pendidikan.
Kehadiran peserta dari berbagai wilayah diharapkan dapat memperluas jejaring kerja sama serta memberikan dampak positif bagi daerah. Melalui Rakernas V MPK Indonesia, diharapkan lahir rekomendasi dan langkah strategis yang mampu mendorong sekolah-sekolah Kristen semakin berkualitas, inovatif, dan berdaya saing.
Lebih dari itu, transformasi pendidikan diharapkan tidak hanya menghasilkan generasi yang unggul secara akademis, tetapi juga memiliki integritas, karakter yang kuat, dan kepedulian terhadap sesama demi masa depan bangsa yang lebih baik.










