TVRINews, Medan
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan jalan di kawasan Sipiongot, Kabupaten Padang Lawas Utara. Menurutnya, pembangunan infrastruktur merupakan kewajiban pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang merata bagi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Bobby saat menghadiri pengajian dan silaturahmi Ikatan Keluarga Dolok Sipiongot dan Sekitarnya (IKDS) di Medan. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pembangunan jalan tidak boleh dilakukan secara bertahap tanpa penyelesaian yang jelas.
“Ini merupakan kewajiban kami sebagai pemerintah. Kami sepakat bersama DPRD, kalau membangun suatu daerah jangan sepenggal-sepenggal. Minimal 40 persen dari total kerusakan jalan harus dituntaskan dalam satu anggaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Bobby kutip Senin, 29 Juni 2026
Bobby mengaku memiliki ikatan emosional dengan pembangunan jalan Sipiongot. Ia menceritakan pengalamannya saat meninjau langsung kondisi wilayah tersebut melalui jalan rusak hingga dini hari. Sambutan hangat masyarakat saat itu, menurutnya, menjadi motivasi untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.
“Melihat kondisi masyarakat secara langsung membuat saya meneteskan air mata. Sejak itu saya bertekad, selama masa jabatan saya, janji pembangunan ini harus ditepati karena dampaknya akan dirasakan selamanya oleh masyarakat,” katanya.
Untuk mendukung percepatan pembangunan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara meningkatkan anggaran sektor infrastruktur secara signifikan. Bobby menyebut alokasi anggaran pembangunan jalan pada 2026 mencapai Rp1,9 triliun, meningkat dari sekitar Rp500 miliar pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, Penasihat IKDS Ihwan Ritonga menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan jalan di kawasan Sipiongot. Menurutnya, masyarakat telah menunggu pembangunan tersebut selama puluhan tahun.
“Sudah 81 tahun Indonesia merdeka, baru di bawah kepemimpinan Pak Gubernur Bobby Nasution daerah kami tersentuh pembangunan secara total,” ujar Ihwan.
Ia menjelaskan, pembangunan yang sedang berjalan mencakup tiga ruas jalan utama di kawasan Dolok, Sipiongot, hingga Huta Baru. Warga berharap pembangunan tersebut dapat terus dilanjutkan hingga menjangkau 17 desa lain di wilayah perbatasan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pembangunan infrastruktur akan terus menjadi salah satu prioritas guna meningkatkan konektivitas, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta membuka akses pelayanan dasar di daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau.










